I found a working clash of clans hack at http://clashofclanshelper.com/ and its great! You receive your Clash of Clans gems instantly!!! Recommend! (wIZl1eMTdY)
Selasa, 02 Desember 2014
Jumat, 24 Oktober 2014
SAJAK AZKA YA AZKIYA
O, kau sebijak langit yang menakar hujan tepat pada tempatnya
Searif waktu yang menyusun musim sesuai dengan masanya
Hari-hariku laksana mazmur yang selalu terbaca melalui bahasamu
Seserpih ucapmu adalah rangkuman ayat yang mendamaikan jiwa
Sebentuk ragu yang sempat membatu telah retak pada tanganmu
Sejiwa tumpul saat menjaga rasa telah kau asah setajam cita mencela duka
O, Senada rima pada sajak yang menjadi pelantara doa, kaulah liriknya
Meletakan asa pada Tuhan di metafora, menyerukan puja puji di repetisi
Kiranya Tuhan telah mencipta tanda yang bermakna karunia
Merendahkan keakuan yang terlalu angkuh saat menafsirkan rasa
Pada Tuhan jua kuserahkan sajak Azka yang meneguhkan jiwa
Seharapku pada sajaknya, malaikat turun mencatat kesungguhanku
O, Azka ya, Azkiya dikau pelantara Tuhan yang selamatkan jiwa
Mengusir hantu-hantu yang mengajakku melupa dosa, melupamu, melupa-Nya
Algibrani (Pujangga Gila)
Sukabumi: 041213
Kamis, 23 Oktober 2014
MANTRAKAN TAWA
haiyuza haiyujabat raturaja raturajatawa
musimasam musimesem
ilangilangakan padarupa padamuka
haiyuza haiyutari
sambung ke "me" jadina jadinarinari
lalilahza lupalahza padamuram padaburam
ingatiati atikuza atimuza
ingatiati la-tahzan la-yaza
lalalalalalala
ulangilagilagilagilagilagilagilagila
nyanyi ajaza nyanyi ajaya
Algibrani
Sukabumi: 20102014
Selasa, 21 Oktober 2014
KAUZA KAU JANTUNG METAFORA
kauzaku,
sekata nama
memuisi
pada lembar sayap metafora
pada bulu-bulu halusnya
pada otot-otot tangguhnya
kauzaku, kau susuk jarum mantraku
dibilasi cipratan doa-doa
melumuri segenap tubuh
mengalir pada jantungnya
bergerak membangunkan
kaku menjadi getar, o, kauzaku
menjadi detak pertanda
bukan hanya ada
Sukabumi: 14 Oktober 2014
Rabu, 17 September 2014
KAU PADA TULANGKU
Za, sekarang sabarlah dulu
mungkin esok aku bisa lebih terlatih
menyederhanakan langkah
tak terpincangpincang saat kupikul matahari
Za, sekarang aku belajar memahami
mengurai sedikit demi sedikit yang rumit
memanfaatkan langit untuk kujadikan kepala
tak ingin salah menempatkan bakti pada bumi
Za, seperti yang terlihat kini
aku tengah meracik ketahanan
barangkali esok sedinding batu menahanku
tapi akan kubuat Tuhan melembutkan itu
Za, sekarang sabarlah dulu
kau ada pada tulangtulangku
tak retak meski kupangku bulan
dan matahari kupikul di jalan
Algibrani
Sukabumi: 2014
Kamis, 04 September 2014
PENDAR MALAM
Malam berpendar liur
di lidah ini hening tidaklah gelap
mata membaca sinar
Tuhan memberi penerangan
Algibrani (Pujangga Gila)
Sukabumi: 2014
DI BULAN INI KAU DI BULAN ITU MASIH KAU
Azkiya, kau masih nampak di bulan ini
sebagaimana hati mengakui; tak menafikan
keberadaanmu, hari-hari tak mati
kehidupan yang menghidupkan
terlebih kau adalah yang tak tertolak
dari keadaan saat ruh mencari tubuh
yang dirindu dan masih dihasratkan
di bulan ini, Azkiya, oh!
Kuasa Tuhan memang bisa lebih dari itu
bagiku tak mengherankan; kau ada di bulan
atau bahkan seperti yang aku janjikan
beberapa bulan akan kujadikan bandara
sebagian lagi kujadikan tempat singgah yang lama
aku akan menjemput tubuhmu di sana
kemudian kau kubawa pulang
ke bulan yang sama, Azkiya, oh!
Algibrani (Pujangga Gila)
Sukabumi: 2014